Cari Artikel Disini

10 Mei 2014

MANFAAT KOMUNIKASI DAN UNSUR-UNSURNYA



MANFAAT KOMUNIKASI
Manusia secara naluriah sesuai dengan kodratnya memiliki sifat sebagai individu dan sebagai makhluk sosial. Sebagai individu ia ingin mendapat perhatian dari kelompoknya dengan berbagai cara dan daya. Dengan demikian manusia satu dengan manusia lain memerlukan hidup ditengah-tengah manusia-manusia lain pula (hidup bermasyarakat). Hidup bermasyarakat adalah hidup berkelompok, berteman, berkeluarga, berbangsa dan hidup bernegara.
Disadari antara kelompok masyarakat satu dengan kelompok masyarakat satu dengan masyarakat lain tidak selalu berdekatan tetapi terpisah-pisah dan bahkan tersebar satu dengan lain yang jaraknya berjauhan.
Untuk melakukan hubungan sudah jelas diperlukan komunikasi agar dapat saling tukar menukar informasi.[1]
Apabila komunikasi dipandang dari arti yang lebih luas tidak hanya diartikan sebagai pertukaran berita dan pesan, tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar menukar data, fakta dan ide,[2] maka manfaat komunikasi secara teoritis maupun praktisnya adalah sebagai berikut:
a)      Manfaat komunikasi secara teoritis :
-          Dapat memberikan informasi
-          Dapat memberikan hiburan[3]
-          Dapat memberikan pengaruh orang lain
-          Dapat mengenal diri sendiri dan orang lain
-          Dapat mengenal dunia luar
-          Dapat menciptakan dan memelihara hubungan menjadi bermakna
-          Mengubah sikap dan perilaku[4]
-          Dapat membantu orang lain
-          Dapat mengemukakan kebutuhan dan kepentingan, dan lain-lain.
b)      Manfaat komunikasi secara praktisnya:
-          Tersalurkan ekspresi kita
-          Dapat berhubungan antar sesama manusia
-          Dapat mengakrabkan kita dengan sesama
-          Dapat mengetahui kabar berita
-          Tali silaturahmi tetap terjaga
-          Memperlancar hubungan dengan sesama
-          Dan lain sebagainya
UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI
a)      Sumber
Adalah dasar yang digunakan dalam penyampaian pesan dan digunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri.
Sumber dapat berupa :
-          Lembaga: Universitas, institut, akademi, sekolah tinggi, dan lain-lain.
-          Personal : Rektor, dekan, direktur, saudara, dan lain-lain
-          Non lembaga/non personal: buku pedoman universitas, buku pedoman fakultas, UUD dan lain-lain.
b)      Komunikator
Dalam komunikasi, setiap orang ataupun kelompok dapat menyampaikan pesan-pesan komunikasi itu sebagai suatu proses, dimana komunikator dapat menjadi komunikan dan sebaliknya komunikan dapat menjadi komunikator.
c)      Pesan
Adalah keseluruhan dari apa yang disampaikan oleh komunikator. Pesan dapat secara panjang lebar mengupas berbagai segi, namun inti pesan dari komunikasi akan selalu mengarah kepada tujuan akhir komunikasi itu.
-          Cara penyampaian pesan: melalui lisan, tatap muka langsung/menggunakan media/saluran.
-          Bentuk pesan : informatif, persuasif dan koersif
-          Merumuskan pesan: umum, jelas dan gamblang, bahasa jelas, positif, seimbang, sesuai dengan keinginan komunikan.
-          Hambatan-hambatan terhadap pesan: hambatan bahasa dan teknis.
d)     Channel / Saluran
Adalah saluran penyampaian pesan, biasa juga disebut dengan media. Media komunikasi dapat dikategorikan dalam 2 bagian:
-          Media umum : radio CB, OHP dan sebagainya
-          Media massa : pers, radio, film dan televisi
e)      Efek
Adalah hasil akhir dari suatu komunikasi, yakni sikap dan tingkah laku orang, sesuai / tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Apabila sikap dan tingkah laku orang lain itu sesuai, maka itu berarti komunikasi berhasil, demikian juga sebaliknya.[5]


[1] Prof. Drs. H. A. W. Widjaja, Ilmu Komunikasi Pengantar Studi, Jakarta : PT Rineka Cipta, hal. 8-9
[2] ibid, hal. 64
[3] Nurudin, Sistem Komunikasi Indonesia, Yogyakarta : Bigraf Publishing, hal. 14-15
[4] Drs. Jalaluddin Rakhmat, Psikologi Komunikasi, Bandung : PT Remaja Rosdakarya, hal. 55
[5] Prof. Drs. H. A. W. Widjaja, op.cit., hal. 30-38

SEJARAH LAHIRNYA MU'TAZILAH

Peristiwa terbunuhnya Utsman bin Affan, khalifah ketiga, pada 666 M, di Madinah dalam pertentangan yang terjadi dengan tentara yang dat...

Daftar Blog Saya

Google+ Followers

Join this Site